Sejarah Indonesia di Piala Dunia

Tim Keseblasan NIVU 1938

Tim Keseblasan NIVU 1938

Diakui atau tidak, Indonesia adalah negara Asia pertama yang berlaga di ajang Piala Dunia, tepatnya Piala Dunia 1938 di Prancis.Meski saat itu belum merdeka, Indonesia mengusung nama Nederlandsche Indiesche atau Netherland East Indies atau Hindia Belanda. Pada 5 Juni 1938 kesebelasan Indonesia (dulu Hindia Belanda) bernama NIVU (Nederlandshe Indische Voetbal Unie) menjadi kesebelasan pertama negara Asia yang berlaga pada ajang Piala Dunia berhadapan dengan Tim keseblasan Hungaria di Stadion Velodrome Municipal, Prancis. Indonesia mendapat kesempatan karena Jepang menolak hadir. Cikal bakal Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) sebetulnya sudah ada, berdiri sejak April 1430. Namun karena saat itu Indonesia belum merdeka, kesebelasan yang dikirim mengusung nama Hindia Belanda (Netherland East Indies), NIVU telah diakui FIFA (Federation Internationale de Football Association).

Sebelum ke Prancis, tim nasional singgah dulu ke Belanda untuk melakukan beberapa pertandingan ujicoba. Sin Po yang uniknya selalu menyebut tim NIVU dengan sebutan “Team Indonesia” secara kontinyu melaporkan perjalanan NIVU ke Eropa. Sin Po edisi 26 Mei 1938 memberitakan van Bommel dari NIVU telah menghadap Menteri Urusan Tanah Jajahan yang akan menerima tim Indonesia pada 31 Mei. Sin Po 27 Mei 1938 memberitakan hasil pertandingan Indonesia melawan HBS, skor 2-2. Edisi 28 Mei 1938, dilaporkan bahwa Mo Heng (kiper) cedera sehingga diragukan bisa tampil di Prancis, juga bahwa tim Indonesia menyaksikan pertandingan Liga Belanda antara Heracles melawan Feyenord. Sin Po 2 Juni 1938 mewartakan, Indonesia menang atas klub Harleem dengan skor 5-3. Pemainnya dari pekerja perusahaan-perusahaan Belanda. Ditangani pelatih Johannes Mastenbroek, Tercatat nama Bing Mo Heng (kiper), Herman Zommers, Franz Meeng, Isaac Pattiwael, Frans Pede Hukom, Hans Taihattu, Pan Hong Tjien, Jack Sammuels, Suwarte Soedermandji, Anwar Sutan, dan pemain kiri luar Nawir yang juga bertindak sebagai kapten. NIVU kalah 6-0 dari Hungaria dan disaksikan sekitar 9.000 penonton.

Bacaan :

Azharny, Husaini. 2010. Almanak Sejarah Indonesia : Peristiwa dan Tokoh. Jakarta: PT Intisari Mediatama.

Berbagai sumber

Image from here

Advertisements

4 thoughts on “Sejarah Indonesia di Piala Dunia

Leave a reply please ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s