December is Mine

December is mine

December is mine

December is mine, yup I start to said that. Well, Desember bagiku adalah bulan perenungan dan perubahan. Setiap penghujung tahun ini tiba tepatnya sebelum dini hari pada tanggal 4 aku sudah berusaha menyendiri dengan suasana sunyi, yah tanggal itu tepat saat aku yang serba kekurangan ini terlahir ke bumi, it’s great time to looking my self and get change better. Mencoba mengasingkan diri memang sederhana bagi sebagian orang, namun kegiatan sederhana ini bagiku mampu menggetarkan jiwa siapa saja yang melakukannya dengan khusyuk. Menyendiri dengan perenungan tentang apa yang telah ku capai dan akan ku capai di masa-masa yang akan datang tepatnya, sembari terus memperbaharui semangat dengan positivity yang menjadi bahan bakar keseharian dengan relung hati menjadi penampangnya.

Apa sebenarnya hasil kinerja yang telah kita raih setelah bekerja dan berusaha? Bagian ini saya yakin kita memiliki pendapat masing-masing yang berbeda. Bagi saya perenungan itulah yang menjadi momen luar biasa untuk menjawab hal tersebut. Mendapat pencerahan dari perenungan walupun menyita waktu namun mampu membantu terjaganya positivity dan evaluasi tentang misi suci yang sebagian hilang bahkan terlupakan.

“I will be aware if this is the great time to looking my self and get change better.”

Pertanyaan yang kadang timbul juga yaitu dimanakah kita bisa mendapatkan cermin yang begitu berharga? Dan bagaimana kita mampu menilainya? Tidak lain jawabannya adalah diri sendiri. Yah pengalaman pribadi tepatnya, belajar dari pengalaman pribadi sangat mampu membuat perubahan lebih baik. Tentunya dengan mengerahkan positivity yang akan mengantarkan kita ke posisi feel good dan mood baik sehingga tetap concern atau tidak setengah-setengah. Kudu tenanan kalau kata orang Jawa.

Begitupun secara pribadi dalam menerima segala kekurangan mesti tetap dengan kepala tegak dan berusaha memperbaikinya. Bagaimana melesat ke depan dengan cambukan dari belakang. Bagaimana mengerti orang lain sepenuhnya walaupun kadang lisan ini tak fasih mengucapkan kata-kata indah yang mereka sukai atau harapkan. Bagaimana pula mencintai dan belajar menghormati pikiran dari orang-orang yang membenci bahkan kadang mencaci tanpa sebab, dan pamungkasnya adalah bagaimana membahagaikan orang-orang sekitar sehingga mereka tersenyum bangga dan bahagia dibarengi dengan kebahagiaan diri sendiri. Well, December is mine and I feel good with positivity coz I believe everything will be better  🙂

Advertisements

6 thoughts on “December is Mine

  1. selamat, selamat mengulang tahunnya, selamat merenung, selamat bwt mengevaluasi thn 2011 dan selamat bwt meresolusi tahun 2012. mdh2n untk ke dpnnya bs menjadi lbh baik. amien

Leave a reply please ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s