Dua Wadah satu Pembersih Satu Isi

Dua Wadah satu Pembersih untuk IsiπŸ™‚ Setelah menulis ini hampir dua bulan lamanya. Yeah…tulisan pertama ini akhirnya ku posting, walaupun sederhana aku menyelipkan harapan lebih baik dan semangat baru. Alhamdulilah di penghujung tahun 2010 lalu sebuah misi mulia telah tercapai dengan baik, yah aku tidak sadar telah sarjana. Banyak kisah terjadi dalam perjalanan menuju ke sana, mulai dari yang pahit-manis, getir-haru, sedih-bahagia pula terjadi. Dan aku sadari semua itu sebagai pembangun jiwa dan pembuka hatiku sampai saat ini, sampai tulisan ini ku tulis di kesendirian dengan jauh kembali dari keluarga.

Aku begitu bersyukur karena semua itu berusaha ku jalani dengan baik dengan tidak lepas dari perhatian dan dukungan penuh dari orang-orang yang mencintaiku serta para sahabat sejati. Beberapa kado, kesehatan, kesempatan, ilmu, pengalaman, penghargaan, dan apalah namanya yang aku sebut semua itu adalah anugerah telah aku dapatkan di tahun 2010 dan masih berlanjut hingga kini. Namun satu yang sangat membahagiakan bagiku yaitu bila aku selalu tetap tinggal di hati besar mereka walaupun kelak nanti aku tak bernyawa lagi.

Sadar banget aku hanya orang biasa yang mencoba memulai dan mengakhiri segala usaha dengan do’a karena yakin Tuhan punya izin dan rencana luar biasa untukku. Aku tak punya daya, namun aku tetap berusaha dan menyerahkan semua daya upaya itu maka Tuhan akan memberikan kekuatan, hikmat, dan kebijaksanaan, sehingga tahu apa yang harus ku perbuat. Intinya tahu aku harus berbuat apa pada saat yang tepat dan tujuan yang tepat pula untuk menghasilkan kedamaian dengan keindahan hidup bukan hanya bagi diriku sendiri namun untuk sesama.

Aku percaya bahwa belajar untuk hidup dan hidup untuk belajar begitu pun ilmu pengetahuan yang kita pelajari adalah refleksi dan realitas dari alam semesta. Dengan itu aku tetap berusaha membentuk wadahku yang bernama kerja keras dan kerja cerdas tak lupa pembersihnya bernama kerja ikhlas dengan cinta sebagai isinya. Kotoran-kotoran berupa energi negatif yang menempel pada wadah yang ku buat dan bisa saja merusak isi wadah harus selalu ku bersihkan. Beberapa tulisan ke depan aku kan bercerita seputar perjalanan dan usaha mengisi anugerah yang diberikan Tuhan itu. Bismillahirrahmanirrahim aku bulatkan tekat ke manapun yang kan ku tuju. (bersambung)

Advertisements

4 thoughts on “Dua Wadah satu Pembersih Satu Isi

    • πŸ™‚ Senang mendengarnya Qi, boleh juga tuh idenya hehe, yeah semoga begitu, intinya tetap sharing hal-hal positif dan saling menyemangati tentunya. Salut and tetap semangat juga buat Mr. Librarian disana, keep blogging guys…

Leave a reply please ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s