Melangkah dari Khayalan Masa Kecil

Melangkah dari Khayalan Masa KecilBukankah bermimpi itu tidak dipungut biaya? Bukankah mimpi itu harus diwujudkan? Nah itu kalimat yang terngiang di telingaku. Jujur sewaktu kecil aku sering berkhayal (mimpi) nanti gede mau jadi apa? Nah jawabannya adalah dokter, pilot, astronot, menteri bahkan sampai presiden terlintas dan itu sering terucap dari mulut kecil ini ketika ditanya. Eits..ada yang kurang, apa ya?! Ada deh he..he..ini dia pustakawan! Yah aku tahu apa itu pustakawan setelah bertanya ayah,  berkhayal pula kalau mampu mengorganisir informasi dari berbagai jenis media yang memuat ilmu pengetahuan yang ada. Tidak lain orang yang menjadi panutan adalah Ayahku yang memiliki berbagai koleksi dan menulis beberapa literatur sastra dengan tidak lain menjadi user tetap perpustakaan di sekolahnya. Kadang sepulang mengajar aku dapat oleh-oleh berbagai literatur yang dipinjam dari perpustakaan. Yah manfaatin waktu aku baca satu per satu sebelum dikembalikan, dari kegiatan membaca itu timbul lagi deh beberapa khayalan tanpa batas itu lagi. Tidak salah “Bung Hatta gemar membaca buku; dari situlah wawasannya terbuka luas dan gagasan tentang kemerdekaan Indonesia tercetus.” itulah kalimat yang selalu ku ingat berkat hadiah buku dari Bundaku tercinta. Setelah SMP dan SMA istilah ‘piknik berwawasan’ ke perpustakaan tidak terelakkan, yah sampai aku lulus. Aku merasa kehilangan bila perpustakaan tidak ada saat itu.

“Mungkin orang menganggap jadi pustakawan itu tidak banyak menghasilkan uang, tidak dikenal, profesinya tidak jelas. Jadi banyak orangtua yang menguliahkan anaknya supaya menjadi dokter, ekonom, insinyur, hakim dan lainnya.”

Lima tahun yang lalu aku mulai menempuh studi di Jurusan Ilmu Perpustakaan dan Informasi, jurusan yang kedengaran kurang booming nan aneh mungkin katrok juga ya (kayak aku he..he..). Well, aku sendiri yang memutuskan ini setelah lulus dari Program Bahasa dan Ilmu Budaya dengan predikat terbaik saat itu (alhamdulillah, bukan apa-apa ya) di SMA. Orangtuaku support banget begitu pula keluargaku yang lain, langsung deh aku berbisik “I want to be a “right” librarian or library scientist!”. Nah ini dia pada saat itu pula beberapa sahabat tercinta pada nanya nan terbengong-bengong “Apa iya?” “Lho ngga’ salah?” “Oh ya, bukan jadi dokter tuh?” “Hmmm...aneh?” Yup, begitu ekspresi mereka setelah ku beri tahu lima yang tahun lalu tentang jurusan yang ku ambil ini (tapi kok ngga’ ada yang bilang gila ya atau kurang waras lah he..he..). Mungkin orang menganggap jadi pustakawan itu tidak banyak menghasilkan uang, tidak dikenal, profesinya tidak jelas. Jadi banyak orangtua yang menguliahkan anaknya supaya menjadi dokter, ekonom, insinyur, hakim dan lainnya, but it’s ok nevermindHi man! Tapi tidak sedikit juga lho yang berseru “Luar dari biasanya!” “Well by prospect!” “Langka, ayo melangkah!” Yup, buktinya sampai saat ini aku nyaman di sini, banyak hal baru yang ku temui yang kadang sebagian orang anggap remeh dan aneh.

Waktu pun berjalan aku memutuskan untuk melanjutkan pada pendidikan formal tingkat berikutnya kemudian mengajar dan meneliti begitu kira-kira saat ini yang ada di otakku (kemudian jatuh ke hati deh cie..cie..). Aku semakin merasakan lingkungan yang membuat nyaman berada dan melangkah ke sana. Beberapa kolega, sahabat, dan orang-orang yang sering berinteraksi dengan ku memiliki kesamaan atau tidak jauh dari mimpi itu. Profesi mereka seperti guru besar, dosen, praktisi, guru pustakawan, pustakawan, arsiparis, ustadz atau ustadzah di TPA (Taman Pendidikan Al-Qur’an), peneliti, pembicara, de el el (kebanyakan kali yewkwkwk). Well, everything is possible aku akan tetap melangkah! “Thanks fams and friends you’re the great life guru.

Advertisements

2 thoughts on “Melangkah dari Khayalan Masa Kecil

Leave a reply please ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s