Kisah Pagi Februari di Kota Pelajar

Adi, demikian nama yang ia gunakan. Lahir dari keluarga nelayan miskin di daerah pesisir Desa Sambelia sekitar 85 kilo meter dari Kota Mataram Lombok. Bocah nelayan yang sempat bersekolah di sebuah madrasah ini, kini merantau belajar di sebuah perguruan tinggi negeri agama di Kota Yogyakarta. Untuk menetap di kota pelajar, menjadi Takmir masjid adalah aktifitas kesehariannya selain menjadi mahasiswa.

“Masih libur ya Le?” Sahut seorang wanita tua sambil mengatur botol-botol jamunya.

“Inggih Bunda sak iki masih Februari, masuknya Maret.” Adi menimpali.

Adi memiliki seorang tetangga wanita tua yang melakoni hidupnya sejak krisis moneter sebagai seorang penjual jamu gendong dan sering dipanggil Bunda oleh masyarakat sekitar.

“Terima kasih Bunda…kulo tidak tahu harus membalas dengan apa,” kata Adi disela-sela ia sedang menyapu masjid di pagi hari.

“Jangan berterima kasih kepadaku Le. Ini semua adalah rejeki dari Tuhan. Mudah-mudahan buku itu bisa sedikit berguna buat mu,” timpal wanita tua itu. Adi terdiam sejenak lalu menyahut,

“Seharusnya Bunda tabung menjadi penambah modal Panjenengan.”
Wanita tua itu membalas dengan senyuman dan berkata lembut,

“Bacalah Le.”

Adi dengan sesegera membolak balik halaman demi halaman buku itu, Adi memang terkenal sebagai seorang peresensi buku, dari sanalah ia mendapatkan uang tambahan untuk hidup di kota pelajar selama ini.

*Notes: tulisan ini saya ikutsertakan dalam lomba Cerita Mini (CerMin) Bentang Pustaka periode minggu kedua Februari 🙂
Advertisements

2 thoughts on “Kisah Pagi Februari di Kota Pelajar

Leave a reply please ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s