Berkunjung ke Bangkok dan Pattaya (Part I)

Hidup memang sebuah perjalanan… akhirnya saya merasakan makna kalimat itu kembali. Yep beberapa hari yang lalu saya berada di negara Gajah Putih Thailand tepatnya berkunjung ke dua kota yaitu Bangkok dan Pattaya pada 18-21 Maret 2013. Ini kali pertama saya mengunjungi salah satu negara ASEAN. Yeah saya berkesempatan mengikuti Cultural and Academic Visit Program Departemen Ilmu Perpustakaan dan Informasi Universitas Indonesia di sela-sela beberapa kegiatan penelitian yang sedang saya garap. Bersama para staf pengajar senior, pustakawan, kepala perpustakaan pusat, mahasiswa dan termasuk seorang Profesor Sastra Prancis melancong besama adalah pengalaman yang sungguh langka yang jarang saya rasakan. Rombongan kami berangkat dari Jakarta via Bandara Internasional Soekarno Hatta pukul 15.00 WIB dan tiba di Bandara Internasional Don Muang Bangkok sekitar pukul 18.30 waktu setempat.

 Senin 18 Maret

Saat tiba di Bandara Internasional Don Muang terasa padat, dengan hilir mudik penduduk lokal dan turis asing yang saya perhatikan termasuk yang berasal dari Indonesia sendiri. Setelah selesai cek passport dan kelengkapan lainnya, oh alangkah kagetnya kami disambut dengan kalungan bunga dan foto bersama dari para penyambut tamu yang mengenakan baju adat Thailand, sesekali jadi terasa tamu spesial hehehe.

Bandara Internasional Don Muang dan Hotel Princeton

(Ki-ka) Tiba di Bandara Internasional Don Muang dan suasana makan malam di Hotel Princeton

Dari Bandara kami menuju Hotel Princeton untuk bersantap malam, kami menggunakan jasa transportasi berupa bus tingkat yang disipakan oleh pihak Travel, hehe lagi-lagi ini kali pertama saya menaiki bus tipe ini. Sekitar 20 menit perjalanan akhirnya kami sampai di Hotel Princeton.

Continue reading

Hidup Memang Sebuah Perjalanan

🙂 Well,Hidup Memang Sebuah Perjalanan Saya sangat senang sekali bepergian atau melakukan perjalanan untuk mengunjungi berbagai tempat dengan kondisi yang beragam, bahasa gaulnya sih traveling, day trips atau backpacking kalau tidak salah, tergantung jenis dan waktu perjalanan yang kita lakukan hehe.

Saya yakin di antara kalian juga begitu sahabat, tidak ada perasaan yang lebih baik daripada berada di sebuah perjalanan walaupun terkadang tanpa disengaja sekalipun. Akan lebih lengkap lagi bila di dalam perjalanan tersebut ada persahabatan yang kita jalani dan pelihara dengan baik!

Yeah…saya rasa tidak bisa kita pungkiri lagi bila salah satu hal terbaik tentang perjalanan adalah bahwa kita dapat menciptakan persahabatan, dan salah satu yang tersulit adalah berpisah dengan sahabat-sahabat yang melakukan perjalanan bersama kita atau yang baru kita kenali sekalipun di lokasi yang pernah kita singgahi!

Saat tulisan ini saya buat, saya sedang melihat-lihat kembali beberapa foto perjalanan yang pernah saya lakukan, dan beberapa hari Continue reading

Quote of the Week #3

Perjalanan wisata memiliki dampak yang sangat besar dalam rangka menyempurnakan jiwa manusia. Dengan melakukan perjalanan, ia mungkin mendapat kesulitan, dan dalam kondisi itu ia dapat mendidik jiwanya untuk bersabar. Mungkin juga ia menemukan orang-orang terkemuka, sehingga ia mendapatkan sesuatu dari mereka hal-hal yang tidak dimilikinya. Selain itu, ia juga dapat menyaksikan aneka ragam ciptaan Tuhan. Maka perjalanan wisata memiliki dampak yang kuat dalam kehidupan beragama seseorang.

 (Musafir kenamaan Fakhruddin al-Raziy [1149-1209])

Sejenak Pesonamu : Sahabat dan Rinjani

“Tidak ada yang cukup membahagiakan selain mengetahui para sahabat kita tetap baik dengan segala kondisi dimanapun mereka berada dan tidak ada yang cukup aneh memang, tapi perasaan bertemu sahabat setelah waktu yang begitu lama benar-benar sangat berbeda.”

      Enam tahun menurut saya waktu yang cukup lama. Tentunya banyak momen yang diantara kita pernah lalui baik sendiri maupun bersama orang lain, nah kali ini saya merasakan hal tersebut. Beberapa waktu yang lalu saya bertemu beberapa sahabat saya dari kalangan Siswa Pecinta Alam saat masih menempuh SMA dulu. Walaupun sekolah dan organisasi kami berbeda namun sering bertemu di forum pembina organisasi tersebut tingkat kabupaten, hehe sederhana tapi berkesan memang, mereka adalah Daton, Cma, Dicky, Embel, Ewi, dan yang terakhir Yuzzy. Setelah hampir enam tahun sejak pertengahan 2006 berpisah, kami bertemu di salah satu media komunikasi yang jadi trend saat ini yah jejaring sosial itulah namanya hehe. Bagi saya tidak ada yang cukup membahagiakan selain mengetahui para sahabat kita tetap baik dengan segala kondisi dimanapun mereka berada dan tidak ada yang cukup aneh memang, tapi perasaan bertemu sahabat setelah waktu yang begitu lama benar-benar sangat berbeda.

    Berkomunikasi kembali dengan mereka membuat saya terhanyut sesaat ke masa lalu, terutama saat melalui beberapa momen bersama mereka, yah salah satunya saat bersama-sama menaklukkan puncak Gunung Rinjani (3.726 mdpl) pada pertengahan 2006. Gunung Rinjani terletak di pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan masuk ke dalam kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani. Taman nasional ini juga terdaftar di UNESCO sebagai taman geologi di Indonesia. Gunung Rinjani ini merupakan gunung berapi kedua tertinggi Continue reading

Homeland Day Trips

Lombok Island

Lombok Island

Weiw…interesting I remember litle about my homeland day trips, it is like a short holiday. I go somewhere and come back on the same day. When I was child I remember I used to go on day trips to the beach or day trips to the mountainside. When I was a child I lived in East Lombok with my beloved family, we often had visitors and we took them to local scrumptious places of interest on day trips, for example Sendang Gile Water Fall, Kuta Beach, Narmada Water Park, BanyumulekSasak Pottery’ Village, Gili Terawangan, and Mountainside of Rinjani. That’s great places for a day trips. Especially for Rinjani Mountain I was joined to Rinjani’s tracking with my high school student tracking community ‘Youth Rinjani Club’ on July 2006. Rinjani was the second highest mountaint in Indonesia Continue reading