Daydreaming

The day so tranquil
In the calm like my heart
I approach them
Although in the shadow
In a flash their face appeared
With…
A casual smile
They are very near
Although in the reality is nothing
And that is only my daydreaming
But, I believe
They will do that…

23 Oktober 2011

“Untuk Bunda dan Ayah nan jauh di sana, ku persembahkan dari kesunyian yang selalu menghantamku di sini.”
Advertisements

Kanaq Solah

Wayah…

Oh inaq oh amaq
Tiang niki…
Mele jari kanaq solah
Brembe entan tiang
Jari kanaq solah

Wayah…

Endaraq lain
Apa saq araq niki…
Continue reading

Timun Bengkok

Hello everyone, in this moment I want to introduce one of folklore from The Sasak Tribes that who live mainly in my Homeland, that’s was Lombok Island, it’s about family story and the title is Timun Bengkok. Timun was Sasaq Language and in English means cucumber, this is it :

Once upon time at near the forest lived a poor family. They were a father, mother and two daughters. She was Timun Bengkok (the cucumber) and her sister. She had a step mother. One day her father looked for fire wood in the huge forest.

Her sister was starving at home and her step mother didn’t care of them. When her father went home, he always found that her daughter cried because of being hunger.

‘Why were our daughters crying’, he asked. ‘I didn’t know’ answered his wife. I feed them the meal, but they don’t like. ‘You could cook the rice Continue reading

I Got My Chocolates and a Favourite Book

I think one of person I admire in my family is my grandmother. She’s now 79 years old. She’s a very well-respected member of our family. She’s a very determined woman, full of curiousities, she always speaks her mind, and even now that she’s in home all the time. Now she lives at an old people’s home, she’s still very forthright with her views. I think in some ways I’m like her but I try to be a little more diplomatic than she’s always been.

One day I think that’s a great idea to eat a bar of chocolate then I’m singing to get out from my room “Chocolate…chocolate…did I chocolatoholics?…Yes I’m!” I burst into song “Oooh that’s very nice idea! I mean I like chocolates, I don’t absolutely adore it but I do, I have to say I’m very fond of it. I do like chocolates, I could say I love chocolates. Oh I love chocolates.”

Suddenly my grandma heard, she was smile up in front and said to me “Oh dear, that sound was good.” I kept quiet “Alright, I have known before, but I want to ask you, if can answer it I’ll give you three bar of chocolates, deal?” I said “Ummm…that’s Continue reading

Guru Kehidupan itu Bernama Orangtua

Guru Kehidupan itu Bernama OrangtuaSelamat hari Ibu saya ucapkan bagi semua malaikat bewujud manusia yang bernama Ibu dimanapun mereka berada, semoga semuanya berbahagia. Tulisan sederhana kali ini membahas tentang keluarga yang notabenenya sebagai organisasi paling mendasar dalam kehidupan. Bila kita perhatikan rumah adalah jenjang pendidikan pertama sebelum menapaki pendidikan formal dan masyarakat, di mana orangtua adalah guru terbaiknya. Namun berguru pada orangtua dalam menggali pelajaran hidup sekarang kok seperti tidak lazim. Tidak dipungkiri memang kita hidup di zaman yang serba modern. Mengasumsikan sesuatu yang mutakhir dan trend itulah yang paling berharga. Jadi mengapa mendengarkan orangtua sangat berharga? Mengapa kita yang muda perlu sering bertanya kepada orangtua dalam usaha pencarian rahasia kehidupan?

Menurut hasil penelitian sebuah buku tentang kehidupan dijelaskan bahwa rentang usia 20 atau 75 tahun tak akan pernah cukup bagi manusia untuk belajar kearifan hidup melalui pengalaman. George Bernard Shaw menulis “Masa muda adalah masa terindah; sayang sekali orang muda suka menyia-nyiakannya.” Kalimat tersebut bermaksud mengatakan bahwa sesungguhnya orang muda kerap menghabiskan seluruh umurnya mencari jalan hidup yang benar, dan mereka sering menemukannya di saat waktu sudah Continue reading

December is Mine

December is mine

December is mine

December is mine, yup I start to said that. Well, Desember bagiku adalah bulan perenungan dan perubahan. Setiap penghujung tahun ini tiba tepatnya sebelum dini hari pada tanggal 4 aku sudah berusaha menyendiri dengan suasana sunyi, yah tanggal itu tepat saat aku yang serba kekurangan ini terlahir ke bumi, it’s great time to looking my self and get change better. Mencoba mengasingkan diri memang sederhana bagi sebagian orang, namun kegiatan sederhana ini bagiku mampu menggetarkan jiwa siapa saja yang melakukannya dengan khusyuk. Menyendiri dengan perenungan tentang apa yang telah ku capai dan akan ku capai di masa-masa yang akan datang tepatnya, sembari terus memperbaharui semangat dengan positivity yang menjadi bahan bakar keseharian dengan relung hati menjadi penampangnya.

Continue reading

Relax Time dari Bunda ke Ramadhan

Relax Time dari Bunda ke RamadhanMomen ini terjadi kurang lebih satu tahun yang lalu, tepatnya Senin 12 Juli 2010 ane kedatangan tamu super istimewa di Kota Gudeg, sampe punya persiapan khusus buat acara penyambutan. He..he..sederhana sih tapi cukup berkesan. Tamu yang dimaksud adalah Bunda, Bapak kemana? Oya Bapak bakal nyusul Bunda beberapa hari kemudian karena tugas di luar kota, so diriku sangat bahagia. Welcome to Djogja Mum and Dad, I’m very glad to see you again. Pertama ngeliat Bunda wah ngga kebayang senengnya, coz hampir dua tahun ngga ketemu cuma bisa dengerin sama baca kata-kata sakti beliau via telepon and SMS or surat. Dalam hati berkata usia makin bertambah tapi kok semangat beliau makin bertambah pula, walaupun sendiri berangkat dari rumah ngga ada kata ngeluh apalagi capek sampai nyerah, luar biasa memang Allah begitu kuasa menciptakan salah satu malaikat berwujud manusia ini, selalu bakal jadi inspirasi ku nih. Beliau bilang sambil ngasi senyum khas masih sempetin waktu berkunjung walaupun hanya punya waktu 11 hari, kenapa tak lama Bun? Kata beliau Bunda harus ngurusi si kecil sama kegiatan seperti biasa di rumah (si kecil di rumah padahal udah pada mulai Continue reading