Dua Wadah Satu Pembersih Satu Isi : Arti Sahabat di Kota 1001 Gua

Sabtu petang pada awal Januari 2011 bertepatan dengan enam hari sebelum saya meninggalkan Kota Yogyakarta, seorang sahabat yang bernama Luhur mengirim pesan singkat mengajak ikut mudik ke kampung halamannya yaitu Pacitan. Luhur juga mengajak lima sahabat kami lainnya, mereka tidak lain adalah anggota tim kerja Webometrics di almamater kami pada saat itu. Rencana ini memang sudah lama kami nantikan realisasinya, tapi karena waktu kegiatan yang cukup padat sampai mundur beberapa bulan. Sekitar pukul delapan pagi kami bertolak dari Yogyakarta menuju Pacitan, yah Kabupaten Pacitan terkenal dengan Kota 1001 Gua sekaligus Kabupaten di ujung barat daya Provinsi Jawa Timur.

Akhirnya sekitar tiga jam perjalanan dengan sepeda motor kami pun tiba dan langsung disambut dengan hangat oleh keluarga Luhur. Mereka menyambut kami dengan begitu antusias dan sangat ramah. Hmmm…Kota ini mengingatkan akan kampung halamanku gumamku, betapa tidak kondisi di sana berupa daerah landai Continue reading

Berkunjung ke Bangkok dan Pattaya (Part I)

Hidup memang sebuah perjalanan… akhirnya saya merasakan makna kalimat itu kembali. Yep beberapa hari yang lalu saya berada di negara Gajah Putih Thailand tepatnya berkunjung ke dua kota yaitu Bangkok dan Pattaya pada 18-21 Maret 2013. Ini kali pertama saya mengunjungi salah satu negara ASEAN. Yeah saya berkesempatan mengikuti Cultural and Academic Visit Program Departemen Ilmu Perpustakaan dan Informasi Universitas Indonesia di sela-sela beberapa kegiatan penelitian yang sedang saya garap. Bersama para staf pengajar senior, pustakawan, kepala perpustakaan pusat, mahasiswa dan termasuk seorang Profesor Sastra Prancis melancong besama adalah pengalaman yang sungguh langka yang jarang saya rasakan. Rombongan kami berangkat dari Jakarta via Bandara Internasional Soekarno Hatta pukul 15.00 WIB dan tiba di Bandara Internasional Don Muang Bangkok sekitar pukul 18.30 waktu setempat.

 Senin 18 Maret

Saat tiba di Bandara Internasional Don Muang terasa padat, dengan hilir mudik penduduk lokal dan turis asing yang saya perhatikan termasuk yang berasal dari Indonesia sendiri. Setelah selesai cek passport dan kelengkapan lainnya, oh alangkah kagetnya kami disambut dengan kalungan bunga dan foto bersama dari para penyambut tamu yang mengenakan baju adat Thailand, sesekali jadi terasa tamu spesial hehehe.

Bandara Internasional Don Muang dan Hotel Princeton

(Ki-ka) Tiba di Bandara Internasional Don Muang dan suasana makan malam di Hotel Princeton

Dari Bandara kami menuju Hotel Princeton untuk bersantap malam, kami menggunakan jasa transportasi berupa bus tingkat yang disipakan oleh pihak Travel, hehe lagi-lagi ini kali pertama saya menaiki bus tipe ini. Sekitar 20 menit perjalanan akhirnya kami sampai di Hotel Princeton.

Continue reading

Quote of the Week #3

Perjalanan wisata memiliki dampak yang sangat besar dalam rangka menyempurnakan jiwa manusia. Dengan melakukan perjalanan, ia mungkin mendapat kesulitan, dan dalam kondisi itu ia dapat mendidik jiwanya untuk bersabar. Mungkin juga ia menemukan orang-orang terkemuka, sehingga ia mendapatkan sesuatu dari mereka hal-hal yang tidak dimilikinya. Selain itu, ia juga dapat menyaksikan aneka ragam ciptaan Tuhan. Maka perjalanan wisata memiliki dampak yang kuat dalam kehidupan beragama seseorang.

 (Musafir kenamaan Fakhruddin al-Raziy [1149-1209])