Bunda Berkata

Bunda berkata…

Resapi saja

Lilin-lilin kecil

Terangi yang bathil

Basuhlah perih

Buyarkan sedih

Tulislah aksara

Ikatlah asa…


Malang, 22.01 pm

December

December…

Rain has fallen

I know that…

I’ll never surrender

To the future

I believe…

I’ll find a better way

With my present

And modesty

Due to my destiny

With all honesty…

Semarang, 01.01 am

Dua Wadah Satu Pembersih Satu Isi : Arti Sahabat di Kota 1001 Gua

Sabtu petang pada awal Januari 2011 bertepatan dengan enam hari sebelum saya meninggalkan Kota Yogyakarta, seorang sahabat yang bernama Luhur mengirim pesan singkat mengajak ikut mudik ke kampung halamannya yaitu Pacitan. Luhur juga mengajak lima sahabat kami lainnya, mereka tidak lain adalah anggota tim kerja Webometrics di almamater kami pada saat itu. Rencana ini memang sudah lama kami nantikan realisasinya, tapi karena waktu kegiatan yang cukup padat sampai mundur beberapa bulan. Sekitar pukul delapan pagi kami bertolak dari Yogyakarta menuju Pacitan, yah Kabupaten Pacitan terkenal dengan Kota 1001 Gua sekaligus Kabupaten di ujung barat daya Provinsi Jawa Timur.

Akhirnya sekitar tiga jam perjalanan dengan sepeda motor kami pun tiba dan langsung disambut dengan hangat oleh keluarga Luhur. Mereka menyambut kami dengan begitu antusias dan sangat ramah. Hmmm…Kota ini mengingatkan akan kampung halamanku gumamku, betapa tidak kondisi di sana berupa daerah landai Continue reading

Kisah Pagi Februari di Kota Pelajar

Adi, demikian nama yang ia gunakan. Lahir dari keluarga nelayan miskin di daerah pesisir Desa Sambelia sekitar 85 kilo meter dari Kota Mataram Lombok. Bocah nelayan yang sempat bersekolah di sebuah madrasah ini, kini merantau belajar di sebuah perguruan tinggi negeri agama di Kota Yogyakarta. Untuk menetap di kota pelajar, menjadi Takmir masjid adalah aktifitas kesehariannya selain menjadi mahasiswa.

“Masih libur ya Le?” Sahut seorang wanita tua sambil mengatur botol-botol jamunya.

“Inggih Bunda sak iki masih Februari, masuknya Maret.” Adi menimpali.

Adi memiliki seorang tetangga wanita tua yang melakoni hidupnya sejak krisis Continue reading

Kanaq Solah

Wayah…

Oh inaq oh amaq
Tiang niki…
Mele jari kanaq solah
Brembe entan tiang
Jari kanaq solah

Wayah…

Endaraq lain
Apa saq araq niki…
Continue reading

Turn On Your Love Again Please

Turn On Your Love Again PleaseI was lucky I always have best friend who was open and welcoming. Sometime we share each other about ours. Yeah, thus things teaches us to be a good listener and reader. One day I found my best friend that looked sad, then I said to him “I’ve been feeling, you like in deeply hurt by what you felt, it must be something open with your felt, eh?” Umm, I always wondering about his felt. I ask again “Are you Ok buddy?” He smiled to me, actually I knew that if he always think if the life must be open and optimist. A few days later finally he said to me “Dear friend actually I’ve been missing about feel, I felt someone although in my times she rarely respect, we’ve known each other for 8 years and ended our relationship in third times.” I said “I’m so sorry to hear that, what else you’ll say about it?” He said again “Although I met her in 2004 when we’re at senior high school, yeah actually I never thought before, if she broke up our commited again in third times.”

Actually I thought they gets any better than before, but on the other hand it’s nothing. Previously I thought they had the strecth stay Continue reading

Dua Wadah Satu Pembersih Satu Isi : Pelajaran Berharga di Kampung English

Hampir genap selama 30 hari pada beberapa waktu yang lalu aku pernah course di Kampung English Pare yang terletak di Kabupaten Kediri Provinsi Jawa Timur. Kampung ini sederhana memang, tapi sangat luar biasa karena tempat belajar english yang begitu menjamur dan menggunakan sistem beragam ditambah dengan penduduk yang ramah pula. Selama belajar disana banyak sahabat baru yang aku kenal mulai dari sahabat satu tempat tinggal (kost), sahabat satu course sampai beberapa pengajarku. Mereka aku lihat begitu antusias dan masing-masing memiliki tujuan belajar sampai singgah untuk memilih di Pare. Mereka datang dari berbagai penjuru daerah. Yeah di kost dan kelas aku merasakan kesan baik karena bisa berkenalan dengan mereka satu per satu.

Hal yang unik disana hampir semua teman satu kost dan di kelas course menggunakan sepeda sebagai alat transportasi dalam keseharian mereka, begitu pun aku. Pernah satu hari setelah selesai mengikuti jam pertama course aku menemukan roda belakang sepedaku terkunci dan parahnya kunci untuk bagian tersebut memang sudah tidak bisa dipakai kembali. Aku tidak tahu sebelumnya apakah ada yang memang sengaja atau jangan-jangan senang dengan sepedaku ya..ya..ya..dibawa santai ujarku, tidak apa ini hanya sepeda yang penting bukan manusianya yang terkunci hatinya hehehe. Yeah hari itu akhirnya aku menggandeng sepeda ke bengkel langgananku dengan roda Continue reading